Pages

Sabtu, 15 Mei 2010

Tugas Softskill_Komputer game




Komputer Game :

Game itu sendiri adalah suatu cara belajar yang digunakan dalam menganalisa interaksi antara sejumlah pemain maupun perorangan yang menunjukkan strategi-strategi yang rasional. [1]
Teori permainan pertama kali ditemukan oleh sekelompok ahli Matematika pada tahun 1944. Teori itu dikemukakan oleh John von Neumann and Oskar Morgenstern yang berisi :
“Permainan terdiri atas sekumpulan peraturan yang membangun situasi bersaing dari dua sampai beberapa orang atau kelompok dengan memilih strategi yang dibangun untuk memaksimalkan kemenangan sendiri atau pun untuk meminimalkan kemenangan lawan. Peraturan-peraturan menentukan kemungkinan tindakan untuk setiap pemain, sejumlah keterangan diterima setiap pemain sebagai kemajuan bermain, dan sejumlah kemenangan atau kekalahan dalam berbagai situasi.”
( J. Von Neumann and O. Morgenstern, Theory of Games and Economic Behavior (3d ed. 1953)). [2]

Pengertian Game Menurut Agustinus Nilwan dalam bukunya “Pemrograman Animasi dan Game Profesional” terbitan Elex Media Komputindo, game merupakan permainan komputer yang dibuat dengan teknik dan metode animasi. Jika ingin mendalami pengunaan animasi haruslah memahami pembuatan game. Atau jika ingin membuat game, maka haruslah memahami teknik dan metode animasi, sebab keduanya saling berkaitan.

Sedangkan permainan (game) komputer merupakan salah satu jenis simulasi komputer.

Jenis Games :
  • Action game. Tipe game dengan fitur utama berupa fasiltas tembak cepat dengan banyak aksi di mana pemain harus memiliki keterampilan reaksi yang cepat untuk menghindari tembakan musuh atau menghindari rintangan. Pengembang game tipe ini perlu memastikan game yang dibuat dioptimasi sehingga pemain memiliki pengalaman bermain yang baik, yang tidak terganggu oleh delay proses yang lama. contoh gambar :



  • Adventure game. Tipe game yang umumnya membuat pemain harus berjalan mengelilingi suatu tempat yang terkondisi, seperti sebuah istana, gua yang berkelok, dan planet yang jauh. Pemain melakukan navigasi suatu area, mencari pesan-pesan rahasia, memperoleh obyek yang memiliki kemampuan yang bervariasi, bertempur dengan musuh, dan lain-lain. Untuk membuat game ini, diperlukan perencanaan yang akurat sehingga memiliki alur cerita yang menarik bagi pemain. contoh gambar :
     
    • Sport game. Tipe game yang berupa kompetisi antara dua pemain atau lebih, di mana pemain dapat berupa individual atau tim. Contoh game tipe ini antara lain sepakbola, bola basket, tenis, dan bilyard. Tergantung seberapa cepat permainan yang terjadi, aplikasi game perlu dioptimalkan. contoh gambar :
    • Role playing game. Tipe game ini seringkali berupa multi-player game di mana setiap pemain memiliki karakter dengan kemampuan, kekuatan, dan kelemahan yang spesifik. Para pemain saling berkompetisi, berinteraksi, dan bertempur satu sama lain. Tampilan grafis yang khas untuk setiap karakter pemain akan sangat menarik dan memberikan pengalaman yang berbeda di dalam bermain. contoh gambar :
    • Platform game. Tipe game ini mengharuskan pemain mengarahkan suatu obyek dengan melalui berbagai tahap atau tingkatan area untuk menyerang musuh dan menghindar terhadap serangan. Tipe game ini sedikit serupa dengan action game, tetapi aksinya tidak secepat action game. Teknik collision detection sangat sering dimanfaatkan pada tipe game ini. contoh gambar :
    • Puzzle game. Tipe game ini umumnya membuat pemain menggunakan kemampuan berpikirnya sebagai pengganti keterampilan reaksi yang cepat karena terdapat rahasia yang perlu dipecahkan. Game ini lebih bersifat statis dibanding action game. Pembuatan game tipe ini seringkali ditunjang dengan algoritma artificial intelligence. contoh gambar :
     
    Infrastruktur Membangun Games :
    Menentukan jenis (Genre) game apa yang akan dikerjakan. 2. Membuat jalan cerita (Story Line Making) game yang akan dibuat. 3. Menciptakan karakter / tokoh (Character Design) dalam sebuah game. 4. membuat bagan alur game (Follow Charting). 5. Membuat program game, baik gambar maupun suara (Programing). 6. Mencari kesalahan / error game yang sudah selesai dibuat (Debugging). 7. Melakukan uji coba / trial game dalam bentuk Beta Version (Playtesting), untuk menyempurnakan dan menentukan masih adakah error / kesalahan dan kelemahan game agar tidak gagal dipasaran atau game hasilnya jelek (kurang sempurna). 8. Membuat judul (Title) game yang telah selesai dibuat. 9. Penyelesaian game dalam bentuk Full Version dan siap dijual (Release). Terakhir yang tidak kalah baiknya adalah pemasaran dan distribusi yang baik dan merata dipasaran agar game berkualitas ini tidak sia-sia dibuat. Dan yang tidak kalah pentingnya bagi kita gamer Indonesia adalah harga game tersebut harus ekonomis (terjangkau) kantong kita untuk membelinya.
     
    Game Engine 
    Game engine adalah system perangkat lunak yang dirancang untuk menciptakan dan pengembangan video game. Ada banyak mesin permainan yang dirancang untuk bekerja pada konsol permainan video dan sistem operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux, dan Mac OS X. fungsionalitas inti biasanya disediakan oleh mesin permainan mencakup mesin render ( “renderer”) untuk 2D atau 3D grafis, mesin fisika atau tabrakan (dan tanggapan tabrakan), suara, script, animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming, manajemen memori, threading, dukungan lokalisasi, dan adegan grafik. Proses pengembangan permainan sering dihemat oleh sebagian besar menggunakan kembali mesin permainan yang sama untuk menciptakan permainan yang berbeda.
    Arsitektur Software Game Engine 
    Sebelum membuat game, sebaiknya merancang arsitektur game yang efektif dan efisien agar game yang dihasilkan lebih stabil dan mudah dimodifikasi. Arsitektur game yang dapat digunakan kembali untuk game lain bisa disebut sebagai sebuah game engine. Sebuah game engine yang baik harus memiliki fitur‐fitur yang akan dibutuhkan dalam game, mulai dari graphic 2D atau 3D, audio, AI, networking, dan lain‐lain.
    Arsitektur Software
    Secara umum, arsitektur perangkat lunak yang dibangun untuk metafora tiupan ini terdiri atas tiga bagian besar, bagian input bekerja sebagai mekanisme penangkapan sinyal audio, kemudian diproses menjadi bentuk kode-kode biner yang akan ditampilkan oleh bagian output pada display sesuai sekenario dan aturan di dalam game. Secara ringkasnya yaitu:
    1. Input
    2. Pemrosesan
    3. Output
    Ketiga bagian tersebut diperinci lagi menjadi:
    1. Input berupa microphone yang mendeteksi sinyal audio Suara, getaran dan tiupan manusia yang ditangkap oleh microphone yang akan diubah menjadi sinyal elektronik
    2. Pemrosesan berupa bagian dynamic link library. Bagian ini menghubungkan sinyal elektrik dari microphone tersebut diubah ke dalam bentuk biner untuk diolah menjadi kode-kode yang akan diproses kedalam game. Dynamic link library ini dibuat berdasarkan sound engine FMOD dan memakai bahasa C++. DLL ini bearada di dalam game engine.
    3. Output berupa display. Tampilan layar monitor laptop/PC yang akan menterjemahkan hasil keluaran berupa gambar dan animasi hasil dari proses tiupan tersebut sesuai sekenario dan aturan di dalam game yang diatur oleh game engine. Game engine ini bertugas mengatur keseluruhan unsur di dalam game termasuk didalamnya audio, kontrol, grafis, serta game logic, atau gameplay. Bagian display yang merupakan bagian di dalam game engine yaitu graphic engine yang semuanya ditulis diatas XNA framework. Termasuk didalamnya simulasi kertas yang digunakan sebagai tampilan yang dilihat oleh pemain. Bagian display ini juga yang akan menampilkan hasil dari interaksi pemain dan game, baik itu ketika pemain mengontrol melalui gamepad maupun ketika melakukan tiupan.
    Perbandingan Game Engine 
    Freeware engines
    Nama Game Engine Primary programming language Bindings Cross-platform? SDL?
    Aleph One C N/A Yes Yes
    Axiom Engine C# N/A Yes Yes
    Allegro library C Ada, C++, C#, D, Lisp, Lua, Mercury, Pascal, Perl, Python, Scheme Yes No
    Blender3D C++ Python Yes N/A
    Box2D C++ Java, ActionScript, C#, JavaScript, D, Python, DarkBasic, Lua Yes No
    Build engine C N/A No No
    Cafu Engine C++ N/A Yes N/A
    ClanLib C++ N/A Yes Yes
    Crystal Space C++ Python, Perl, Java Yes Yes
    Cube C++ N/A Yes Yes
    Cube 2 C++ N/A Yes Yes
    DarkPlaces C N/A Yes Yes
    Delta3d C++ N/A Yes No
    id Tech 1 C N/A Yes No
    DXFramework C++ N/A No No
    Ethanon Engine C++ N/A No No
    Exult C++ N/A Yes Yes
    Genesis3D C N/A No No
    Genesis Device Object Pascal N/A No No
    Glest C++ N/A Yes No
    id Tech 2 C N/A Yes No
    id Tech 3 C N/A Yes No
    ika C++, C# N/A Yes No
    ioquake3 C N/A Yes Yes
    Irrlicht Engine C++ Java, Perl, Ruby, Python, FreeBASIC, Lua, Delphi, Game Maker Yes Yes
    jMonkeyEngine Java N/A Yes No
    Jogre Java N/A Yes No
    Lightweight Java Game Library Java N/A Yes No
    LÖVE Lua N/A Yes Yes
    Nebula Device C++ Python, Java Yes No
    OpenSceneGraph C++ N/A Yes No
    ORX C N/A Yes Yes
    Panda3D C++ Python Yes No
    Quake engine C N/A Yes No
    PLIB C++ N/A Yes Yes
    Retribution Engine C++ N/A No No
    Second Life C++ N/A Yes No
    SLUDGE C++ N/A Yes Yes
    Sphere C++ N/A Yes No
    Spring C++ N/A Yes No
    Stratagus C N/A Yes Yes
    Troll2D C++ N/A Yes Yes
    Verge 3.2 VC N/A Yes Yes
    Xilon Engine II Visual Basic .NET N/A No N
    Comercial Engines
    Desain Game 
    Desain tingkat tinggi khas engine adalah ilustrated. Kebanyakan mesin modern menggunakan pemain kemampuan komputasi dan mendistribusikan kembali sumber-sumber sebagai berikut :
    Sisi server : adegan jaringan manajemen, server game dimainkan kode, AI, statis file I/O, dunia konstruksi dan tata letak, pembuatan konten tertulis, analisi, dan pemulihan database, penyimpanan persisten. Sisi client : prediksi jaringan, klien memainkan permainan kode, 3d animasi, suara, streaming file I/O, fisik berbasis audio/pengaturan animasi, 3d rendering/adegan manajemen, tingkat rendah 3d rendering.
    sumber : 
     http://tinyurl.com/2g2dzun

0 komentar:

Posting Komentar